Jamur Tiram Dapat Bertahan 2 Minggu? Apa Bisa? Ini Triknya

Jamur Tiram Dapat Bertahan 2 Minggu? Apa Bisa? Ini Triknya
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes dengan ciri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. Jamur tiram  merupakan bahan makanan bernutrisi dengan kandungan protein tinggi, kaya vitamin dan mineral, rendah karbohidrat, lemak dan kalori. Jamur ini memiliki kandungan nutrisi seperti vitamin, fosfor, besi, kalsium, karbohidrat, dan protein. Untuk kandungan proteinnya, lumayan cukup tinggi, yaitu sekitar 10,5-30,4%.

Jamur tiram

Jamur tiram ini bisa dijadikan sebagai makanan yang enak disantap. Siapa yang tak gemar menyantap jamur tiram yang sangat lezat dan kaya akan gizi ini? Jamur tiram sangat disukai karena warnanya yang putih bersih dan dagingnya yang tebal. Jamur ini juga bisa diolah jadi berbagai masakan yang super lezat dan menggugah selera. Sayangnya jamur yang satu ini tidak bisa disimpan terlalu lama dalam suhu ruang maupun di dalam kulkas. 

Jamur tiram tak bisa disimpan terlalu lama karena sangat aktif bernafas dan melepaskan uap air, sehingga kantong penyimpan jamur akan segera basah oleh uap air ini. Jika disimpan tanpa perlakuan khusus jamur ini akan kering atau menjadi kuning dan busuk karena kantong penyimpanannya basah. Jika sudah begini kamu tak bisa menggunakannya lagi bun.

Ada trik khusus menyimpan jamur tiram agar awet dan bertahan lama. Nah berikut ini adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat jamur tiram lebih tahan lama hingga 2 mingguan. 

Siapkan kertas tisu tebal atau lap bersih yang mampu menyerap air dengan baik. Lapisi kantong pembungkus jamur dengan tisu ini dan letakkan jamur di dalamnya. Kemudian tutup lagi bagian atasnya dengan napkin dan tutup bungkus plastik penyimpan.

Jika kamu menyimpan lebih dari dua bonggol jamur dalam satu kantong, lapisi tisu untuk setiap bonggol jamur agar uap air yang dilepaskan jamur dapat diserap tisu dengan baik. Jangan lupa untuk mengganti tisu setiap 3 hingga 5 hari sekali. Dengan cara ini, jamur bisa tahan hingga dua minggu dalam kondisi yang bagus. 

Nah,, mudah kan bun. Jika bermanfaat , silahkan share ke teman-teman anda.